Manusia Dibakar Hidup-hidup

Polisi saat mengumpulkan puing-puing kebakaran dan tulang-belulang Dina br Situmeang (72) dan anaknya Tigor Manik (49)

Polisi saat mengumpulkan puing-puing kebakaran dan tulang-belulang Dina br Situmeang (72) dan anaknya Tigor Manik (49)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

85 orang diboyong ke kantor polisi Mapolres Tapanuli Tengah, 46 diantaranya menjadi tersangka pembakaran hidup-hidup seorang nenek 72 tahun Dina br. Situmeang dan anaknya Tigor Manik 49 tahun karena ada ipar Tigor Manik atau menantu Dina br. Situmeang bernama Kasmin Hutabarat 55 tahun tertuduh memelihara Begu Ganjang. 

Dua korban dibakar hidup-hidup Tigor manik dan ibunya Dina br. Situmeang tinggal bersama dirumah Kasmin Hutabarat 55 tahun sebagai ipar Tigor Manik atau menantu Dina br.Situmeang bekerja sebagai petani dan penderes karet di Dusun Parhambing Desa Hudopa Nauli Kecamatan Kolang Kab Tap Tengah. 

Peristiwanya terjadi karena adanya tuduhan kepada Kasmin Hutabarat memelihara Begu Ganjang karena ada seorang warga dusun yang sakit tidak diketahui apa sebab penyakitnya. Warga sepakat mengadakan rapat dusun dengan masing-masing warga menyediakan Rp. 100.000 untuk memanggil orang pintar. Kebetulan Kasmin Hutagalung tidak hadir karena bermalam di ladang, sehingga dalam rapat itu tertuduhlah Kasmin Hutabarat memelihara Begu Ganjang yang menyebabkan a satu warga dusun itu sakit lalu mereka melakukan pembakaran rumah Kasmin Hutabarat pada tanggal 9 September 2009. 

Karena pada saat pembakaran rumah itu Kasmin Hutabarat bermalam diladangnya maka mereka melampiaskan amarahnya kepada iparnya Tigor Manik yang rumahnya tidak begitu jauh dari rumah Kasmin Hutabarat yang sedang dibakar sehingga massa mengejar Tigor Manik yang berusaha melarikan diri lalu kemudian ditembak dengan senapan angina lalu jatuh dan ditikam dan dilemparkan ke rumah yang sedang terbakar. Tidak puas membakar rumah Kasmin, menembak dan menikam lalu membakar Tigor Manik, mereka masih belum puas lalu menangkap Dina br. Situmeang yang sudah nenek berusia 70 tahun ibunya Tigor Manik dan melemparkannya ke api yang sedang membara membakar rumah Kasdim termasuk membakarTigor Manik hidup-hidup dan dibakar pulalah sinenek tua itu hidup-hidup sehingga menjadi debu. Keesokan harinya ketika Kasmin Hutabarat pulang dari ladangnya dilihatnya rumahnya sudah terbakar dan malah dia dikepung dan akan ditangkap untuk dibakar lagi namun berhasil melarikan diri melapor ke polisi. Demikian diberitakan Harian SIB. 

Peristiwa ini tentu akan mengusik arti kemanusiaan sebagai sesama mahluk ciptaan Tuhan yang sudah pasti mereka-mereka orang yang beragama apalagi dalam suasana bulan suci puasa. Yang lebih tragis bahwa mereka lebih mempercayai terawangan orang pintar untuk membinasakan sesama manusia, sementara selama ini di dusun itu tidak pernah ada issu begu ganjang. 

Peristiwa ini sudah ditangani oleh Mapolsek Tapanuli Tengah di Sibolga, namun yang sangat mencemaskan bahwa masyarakat kita masih belum mampu diajar oleh tuhannya agar tidak lebih beringas daripada setan, bahkan setanpun mungkin akan takut juga menghadapi masyarakat dusun di Kolang ini.

Back home again

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: